KONSTRUKSI HUKUM PENCATATAN PERKAWINAN DI INDONESIA

  • Abdul Jamil Universitas Islam Indonesia
  • Asriadi Zainuddin IAIN Sultan Amai Gorontalo

Abstract

    Penelitian ini membahas mengenai konstruksi hukum pencatatan perkawinan di Indonesia, Teori yang digunakan untuk menganalisisnya yaitu Teori kepastian hukum, tipe Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah perpaduan antara penelitian hukum normatif dan penelitian hukum empiris dengan alasan karena penulis ingin mengkaji norma yang terkait dengan masalah konstruksi hukum pencatatan perkawinan di Indonesia serta mengamati berbagai perkawinan yang tidak dicatatkan pada Masyarakat Islam Kota Makassar. Penelitian ini temasuk jenis kajian kualitatif yang bertitik tolak dari paradigma konstruktivisme. Metode pendekatan yang dilakukan dalam studi ini adalah metode pendekatan socio-legal (socio legal study). Temuan dalam penelitian ini membuktikan bahwa Kontruksi hukum pencatatan perkawinan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dalam Pasal 2 ayat (1) dan (2) masih menimbulkan ambigu dalam penerapannya, dan belum adanya ketegasan dalam penegakannya, sehingga sebagian masyarakat masih banyak yang tidak mencatatkan perkawinannya.    
Published
01-12-2020
How to Cite
Jamil, A., & Zainuddin, A. (2020). KONSTRUKSI HUKUM PENCATATAN PERKAWINAN DI INDONESIA. Jurnal Restorative Justice, 4(2), 122-137. https://doi.org/10.35724/jrj.v4i2.3265